Rabu, 28 Juni 2006
JANGAN MENERTAWAKAN
“Tetapi mereka
menertawakan Dia. Maka diusir-Nya
semua orang itu, lalu dibawa-Nya ayah dan ibu anak itu dan mereka yang
bersama-sama dengan Dia masuk ke kamar anak tersebut.”
Markus 5:40
Seringkali pernyataan
Tuhan Yesus dianggap sebagai lelucon bagi mereka yang tidak mengenal Yesus
dengan sungguh-sungguh. Suatu kali,
Yesus mengatakan bahwa anak Yairus yang menurut pandangan orang lain telah
meninggal, tetapi Yesus mengatakan bahwa anak itu hanya tidur.
Tentu saja mereka yang hadir di situ tertawa karena mereka sendiri tahu
bahwa anak itu sudah meninggal.
Sebenarnya,
jika mereka sungguh-sungguh mengenal Yesus, mereka tidak akan tertawa ketika
Tuhan Yesus berkata bahwa anak Yairus tidak mati tetapi hanya tidur.
Karena kalau mereka mengenal bahwa Yesus Anak Allah, maka tidak ada
sesuatu yang mustahil kepada Tuhan. Jangankan
hanya membangunkan orang yang sudah meninggal.
Menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada adalah hal yang mudah sekali
bagi Tuhan.
Mungkin
juga kita pernah menertawakan tindakan hamba Tuhan yang mengatakan bahwa dengan
iman engkau telah disembuhkan dari penyakitmu.
Adakah kita sadar bahwa tindakan kita itu sama saja dengan tidak meyakini
akan nama Yesus yang dapat melakukan mujizat?
Mulai sekarang, biarlah kita belajar untuk tidak menertawakan setiap
tindakan iman yang disampaikan oleh para hamba Tuhan.
Karena mereka membawa nama Tuhan yang
merupakan jaminan dari setiap persoalan kita. (ptr)