Sabtu, 24 Juni 2006

MENAMBAH ATAU MENGURANGI

“Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu dan janganlah kamu menguranginya, dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan, Allahmu yang kusampaikan kepadamu.”

Ulangan 4:2

 

Perpisahan Musa dengan bangsa Israel karena Musa tidak diijinkan Tuhan masuk ke tanah perjanjian tetapi hanya diijinkan untuk melihatnya, menjadikan Musa memiliki keterbebanan untuk menyampaikan nasehat kepada bangsa itu untuk berlaku setia dan taat kepada Tuhan yang telah menolong mereka keluar tanah Mesir.

Musa mengingatkan bangsa Israel untuk senantiasa berjalan sesuai dengan ketetapan Tuhan.  Seluruh perintah Tuhan harus dijalankan tanpa menambah dan menguranginya.  Musa mengingatkan hal ini karena bangsa Israel pernah berlaku tidak setia kepada Tuhan pada saat Musa sedang menghadap Tuhan, bangsa Israel membuat patung anak lembu sebagai sesembahan mereka.  Musa mengingatkan hal ini karena Musa menyadari bahwa kebudayaan Mesir dapat saja mempengaruhi bangsa itu.  Sehingga, mungkin saja, kebudayaan bangsa Mesir disandingkan dengan ketetapan-ketetapan Tuhan.

Peringatan Musa di atas, bukan hanya berlaku bagi bangsa Israel.  Tetapi, hal itu, berlaku bagi kita semua.  Hendaklah kita tidak menambah-nambahkan dan mengurangi apa yang telah ditetapkan Tuhan di dalam Alkitab.  Ingat bahwa kebudayaan dan kebiasaan kita, dapat saja menjadi unsur penambah pada firman Tuhan.  Atau mungkin juga, kebudayaan dan kebiasaan kita, dapat menggeser kedudukan firman Tuhan.  Jika itu kita lakukan, maka kita bersalah kepada Tuhan. (ptr).