Kamis,
22 Juni 2006
MELATIH PERTUMBUHAN IMAN
“Jika
kamu harus menanggung ganjaran; Allah memperlakukan kamu seperti anak.
Di manakah terdapat anak yang tidak dihajar oleh ayahnya?”
Ibrani
12:7
Hidup
kerohanian setiap anak Tuhan, harus dilatih seperti melatih seorang anak untuk
menjadi dewasa. Proses pelatihan yang Tuhan berikan seringkali tidak mengenakkan
tubuh jasmaniah kita. Dan hal
inilah yang membuat kita seringkali
mengeluh kepada Tuhan. Persoalan-persoalan
hidup, seringkali dipandang hanya sebatas bentuk hukuman yang Tuhan berikan
tanpa memahami secara mendalam bahwa di balik itu, ada rencana indah yang Tuhan
rancangkan bagi kita.
Keluhan yang terlontar dari mulut kita disebabkan oleh karena
kita memandang persoalan kita dari sudut pandang manusia sebagai objek
penderita. Sehingga, kita sering
berkata mengapa persoalan yang kita hadapi, tidak ada habisnya.
Pada saat persoalan yang satu selesai, muncul persoalan baru yang
beratnya melebihi apa yang kira alami terdahulu.
Dan hal ini, berlangsung terus menerus. Rasa-rasanya
hidup ini sungguh tidak sanggup untuk menghadapinya.
Sebenarnya,
jika kita sungguh-sungguh menyadari bahwa kita adalah anak-anak Allah, kita
tidak akan takut untuk menghadapi berbagai bentuk persoalan hidup yang menimpa
kita karena persoalan itu merupakan latihan bagi iman kita. Untuk mendapat predikat iman yang dewasa, maka kita harus
menjalani latihan iman yang Tuhan berikan kepada kita.(L S.)