Selasa, 20 Juni 2006

HEBATNYA UMAT TUHAN

“Sebab tidak ada mantera yang mempan terhadap Yakub,
ataupun tenungan yang mempan terhadap Israel . . .”

Bilangan 23:23

 

Kisah perjalanan bangsa Israel menuju tanah perjanjian diwarnai oleh beberapa kejadian ajaib.  Salah satunya yaitu ketika mereka ingin melewati tanah Moab yang pada waktu itu berada di bawah pemerintahan raja Balak. Ketakutan raja Balak terhadap Israel karena berita yang ia dengar tentang kekalahan negeri tetangganya yaitu negeri orang Amori yang dikalahkan oleh bangsa Israel, memaksa Balak mencari bantuan kepada seorang Bileam untuk mengutuki bangsa Israel.

Tawaran Balak kepada Bileam sungguh menggiurkan yaitu harta benda yang melimpah ruah akan menjadi milik Bileam, asal saja, dia mau mengutuki bangsa Israel. Bileam memenuhi permintaan raja Balak untuk mengucapkan sesuatu kepada bangsa Israel dengan syarat bahwa apapun yang Tuhan ingin katakan lewat mulut Bileam, itulah yang akan menjadi bagian Bangsa Israel.  Setelah berdoa, maka yang ke luar dari mulut Bileam adalah berkat bagi bangsa itu.  Kutuk yang dikehendaki Balak telah berubah berkat lewat mulut Bileam.

Siapapun yang merencanakan sesuatu yang jahat kepada umat-Nya jika hal itu tidak dikehendaki Tuhan, sesuatu yang jahat itu akan berubah menjadi berkat.  Alkitab berkata bahwa: tidak ada sesuatu mantra atau tenung apapun yang mempan terhadap bangsa Israel.  Dan kita adalah Israel rohani yang diangkat berdasarkan perjanjian darah Kristus.  Hal itu berarti, segala sesuatu yang berkaitan dengan bangsa Israel, akan menjadi bagian kita, termasuk tidak mempannya mantra dan tenung dari orang-orang yang ingin berbuat jahat kepada kita.  Jadi, tetaplah yakin kepada Tuhan.(C M)