Senin,
19 Juni 2006
SUMBER HIKMAT
“Sebab
di dalam Dialah tersembunyi segala harta, hikmat, dan pengetahuan.”
Kolose
2:3
Seorang pemuda tanggung datang ke kuburan malam-malam dengan
tujuan untuk meminta bantuan kakeknya yang sudah lama meninggal dunia.
Ia memanjatkan permohonan kepada kakeknya yang sudah meninggal agar ia
diberi kepintaran dalam hal pelajaran matematika dan fisika.
Setelah memanjatkan permohonannya, ia pun pulang ke rumah.
Namun, satu hal yang dirasa aneh yaitu
ia tidak lagi rajin belajar. Hal
ini tidak luput dari pengamatan orang tuanya.
Pada
kesempatan lain, pemuda ini kembali mendatangi kuburan kakeknya. Secara diam-diam, ayahnya mengikuti dia.
Dan sesampai di kuburan, ayahnya bersembunyi di balik pohon besar yang
letaknya tepat di samping kuburan yang dituju anaknya.
Tanpa menunggu lama, si anak pun mulai menyampaikan permohonannya.
Mendengar hal ini, ayahnya pun menjawab dengan suara yang sedikit
diberat-beratkan agar tidak ketahuan anaknya.
Ayahnya berkata: “Hai cucuku, pulanglah dan kembali belajar sebab
kakekmu ini dulu tidak pernah tamat SD. Bagaimana
mungkin kakek dapat memberikan kepintaran matematika dan fisika kepadamu.
Jadi, pulang sajalah.” Dengan
sedih, anak ini pun pulang.
Di dunia modern ini,
masih ada saja orang yang memanjatkan permohonannya kepada arwah orang yang
sudah meninggal. Padahal Alkitab
sendiri berkata bahwa bersekutu dengan arwah
adalah kekejian di mata Tuhan.