Minggu, 18 Juni 2006

BERSIKAP RAMAH

“Tidak jauh dari tempat itu ada tanah milik gubernur pulau itu.  Gubernur itu namanya Publius.
Ia menyambut kami dan menjamu kami dengan ramahnya selama tiga hari.”

Kisah Para Rasul 28:7

 

Gambaran hidup orang yang dipenuhi oleh kelimpahan, biasanya sombong, angkuh, tidak mau peduli dengan orang lain dan berbagai sikap yang menunjukkan tabiat yang tidak baik. Tetapi gambaran di atas, tidaklah mewakili seluruh pola hidup orang kaya.

Orang kaya dan ternama yang baik hati terwakilkan dalam sikap seorang gubernur yang bernama Publius.  Dalam Kisah Para Rasul 28, dijelaskan  bahwa Publius menunjukkan sikap yang sangat ramah kepada Paulus dan teman-temannya. Padahal, status Paulus saat itu sebagai seorang tawanan.  Sedangkan Publius adalah seorang penguasa yang memiliki jabatan sebagai gubernur.

Sikap yang diperlihatkan oleh Publius merupakan sikap yang jarang dapat ditemui dalam kehidupan orang yang hidupnya sudah dipenuhi oleh kelimpahan.  Apalagi orang tersebut memiliki kedudukan dan nama yang dikenal dan dihormati oleh masyarakat luas.

Sikap ramah yang ditunjukkan kepada orang lain, hanya dapat tercipta apabila di dalam hati kita dipenuhi oleh kasih Kristus.  Karena, kasih Kristus tidak pernah membeda-bedakan.  Kasih Kristus tidak pernah membedakan antara si kaya dan si miskin.  Kasih Kristus tidak pernah membedakan strata sosial seseorang.  Kasih Kristus bersifat universal.  Dan barangsiapa yang memiliki kasih Kristus, ia akan dapat bersikap sebagaimana Gubernur Publius bersikap.(C M).