Sabtu,
10 Juni 2006
SEMANGAT
“Orang
yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya.”
Amsal
18:14a
Pada satu kesempatan,
saya dan rekan-rekan mengunjungi sebuah panti asuhan yang ada di Pinang Ranti Kramat
Jati. Yang menjadikan panti asuhan itu lain dari pada yang lain yaitu para
penghuninya adalah anak-anak cacat (tidak dapat melihat).
Meskipun demikian, saya melihat mereka memiliki semangat hidup yang luar
biasa.
Ada
kegiatan yang mereka lakukan yang sungguh memukai saya yaitu kegiatan mengolah
telor bebek menjadi telor asin. Proses
pengasinan telor, mereka lakukan sendiri. Mulai
dengan membeli telor ke pasar, mengasinkannya, memasaknya tanpa mengalami
kesulitan seperti terkena api dan terakhir memasarkannya kembali ke pasar.
Cacat
fisik yang mereka alami bukanlah penghalang
untuk beraktivitas. Mereka sungguh
menyadari, meskipun mereka memiliki kekurangan dalam hal penglihatan, tetapi
mereka masih memiliki banyak kelebihan lainya seperti dapat berbicara, berjalan,
berpikir dan masih banyak yang lain yang merupakan kelebihan mereka.
Mereka tidak memandang kekurangan mereka sebagai alasan untuk tidak
berbuat apa-apa. Tetapi justru
sebaliknya, mereka merasakan bahwa kelebihan yang Tuhan berikan bagi mereka
lebih banyak dibandingkan dengan kekurangan (tidak dapat melihat) yang ada pada
mereka.