Minggu, 04 Juni 2006

JAUHKAN DIRI

“Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan.”

1 Tesalonika 5:22

           

Nasihat itu seumpama mutiara. Dan sejauh ini tidak ada cerita, yang berkata bahwa ada orang yang membuang-buang mutiara. Namun sebaliknya yang sering kita dengar adalah banyak sekali orang yang mencari mutiara dan mengumpulkannya  sebagai harta kekayaan.

Membuang mutiara belum begitu membawa dampak yang sangat parah, oleh karena mutiara itu masih bisa dicari. Tetapi, membuang nasihat orang lain dalam arti tidak mau peduli dengan nasehat orang lain, itu sama seperti membuang mutiara di mulut babi.  Dan hal itu akan mendatangkan suatu akibat yang buruk bagi kita.

Rasul Paulus sendiri menilai bahwa nasehat itu penting sekali.  Sehingga, di setiap suratnya selalu ada nasehat, seperti apa yang dia nasehatkan kepada Jemaat di Tesalonika agar menjauhkan diri dari segala jenis kejahatan. Paulus sadar bahwa kejahatan itu merupakan suatu tindakan yang tidak berkenan di hadapan Tuhan, dan hal itu sangat dibenci oleh Allah.

Saudara, Paulus telah tekankan kepada jemaat di Tesalonika untuk menjauhkan diri dari segala jenis kejahatan. Berarti, tidak ada jenis kejahatan yang kecil.  Dan jangan pernah kita berkata bahwa, ah tidak apa-apa. Allah saya kan Maha Pengampun.  Ingat, Allah memandang segala jenis kejahatan itu sama yaitu dosa.Dengan demikian jauhkan dirimu dari segala jenis kejahatan, belajarlah  untuk mendengar nasehat dari orang lain, dan cobalah untuk diterapkan dalam hidup keseharian kita. (Ptr).