Senin, 15 Mei 2006

Nats hari ini : Pengkhotbah 3:1-14

 

MUSIM PERUBAHAN

Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk meninggal, ada waktu untuk menanam,
ada waktu untuk mencabut yang ditanam
(Pengkhotbah 3:2)

Cobalah kita ambil sebuah contoh tentang perubahan diri Anda selama sepuluh-dua puluh tahun terakhir ini? Secara fisik mungkin ada bertambah tinggi, berat badan Anda bertambah sehingga menjadi gemuk atau mungkin juga bertambah kurus, ukuran-ukuran baju dan celana Anda mungkin juga sudah berubah, dan tentunya orang lain akan melihat Anda bukan seperti anak kecil lagi tetapi sebagai orang dewasa.

Pernahkah Anda berpikir, bahwa kehidupan kerohanian kita juga akan mengalami berbagai musim perubahan yang akan menentukan kehidupan rohani kita apa bertumbuh atau tidak. Situasi kehidupan yang beraneka ragam terus menyerang hidup kita, yang kadangkala membuat kita nampaknya harus menyerah dalam suatu keadaan tertentu. Padahal kalau kita dapat bersabar sedikit lagi dan mengharapkan pertolongan Tuhan, kita dapat mengalahkan keadaan tersebut.

Musim-musim perubahan yang terjadi dalam hidup rohani kita sangatlah kompleks. Adakalanya Allah akan membawa kita pada satu musim kesesakan di mana iman kita dituntut untuk mengalami ujian, apakah kita tetap mempercayai Allah atau tidak.

Saudara, semua musim perubahan dalam hidup rohani kita tidaklah dapat kita tolak kedatangannya. Kita juga tidak bisa menuntut Allah untuk memberikan kepada kita musim-musim yang kita mau saja. Hal itu tidaklah mungkin karena dalam Pengkhotbah 3:1, dikatakan: "Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya." Dan tujuan Allah melakukan semuanya ini adalah membuat segala sesuatu indah pada waktunya Pengkhotbah 3:11a dan supaya kita takut akan Allah Pengkhotbah 3:14