Jumat,
12 Mei 2006
Nats hari ini :
Mat 5:39-48
PERKASA
Tetapi Aku berkata
kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
( Mat 5:44 )
Sebagian
umat Kristiani mengira bahwa pengampunan atau mengampuni hanyalah menunjukkan
kelemahan belaka. Seolah-olah si pengampun adalah orang yang lemah-hati, kurang
perkasa, mudah ditaklukkan orang lain. Mereka tidak menyadari bahwa itu hanyalah
konsep penyesatan yang berasal dari Iblis! Sebab orang-orang yang tidak mau
mengampuni, kelihatannya saja perkasa, namun pada saat itu juga sudah jatuh di
bawah cengkeraman Iblis! Mari, kita merenungkan kebenarannya, dalam suatu
ilustrasi berikut ini:
Seorang
rekan sekerja, suku Bali, penganut agamanya yang lumayan tekun, bertanya kepada
saya: saya kurang mengerti mengapa orang Kristen diajar untuk: 'tempeleng-pipi-kanan,beri-pipi-kiri'!?"
Segera saya teringat akan sabda Yesus pada Mat.5:39. Saya menjawabnya dengan
pertanyaan: "Bagaimanakah reaksi Arjuna (tokoh wayang), sewaktu dia ditikam
oleh seorang lawannya dari kaum Kurawa? Bukankah Arjuna mengatakan 'Tidak
terasa, pilihlah bagian yang lebih empuk', sambil menyodorkan bagian
perutnya?" Rekan itu mengiyakan. "Apakah Arjuna segera meringis
kesakitan dan menyatakan 'harus kubalas kamu!? 'Kan sakit 'tuh tikamanmu!'
Apakah Arjuna akan berkata demikian?" tanya saya lagi kepada rekan itu.
Kali ini rekan itu menggelengkan kepalanya.