Selasa, 02 Mei 2006

Nats hari ini : Kejadian 27:27- 41

 

MELEMPAR  KUK

Engkau akan hidup dari pedangmu dan engkau akan menjadi hamba adikmu. Tetapi akan terjadi kelak, apabila engkau berusaha sungguh-sungguh, maka engkau akan melemparkan kuk itu dari tengkukmu."
(Kejadian 27:40)

Betapa  menyakitkan jika seorang kakak ditipu oleh adiknya sendiri. Hal itulah yang dialami Esau ketika ia ditipu oleh Yakub adiknya. Dua hal yang diambil Yakub dari Esau kakaknya yaitu, Hak kesulungan dan yang kedua adalah berkat yang seharusnya diberikan kepada Esau kakaknya, dirampas dengan cara licik oleh Yakub. Dari kedua peristiwa ini, meninggalkan beban yang sungguh luar biasa dihati Esau. Ia berikhtiar untuk membunuh Yakub. Melihat hal ini, Yakub memutuskan untuk menghindar. Yakubpun pergi kerumah pamannya Laban.

Seiring dengan perjalanan waktu, Esau mulai melupakan dendamnya kepada adiknya Yakub. Sementara Yakub masih mengingat-ingat perlakuannya kepada kakaknya yang menjadikan dia hidup dalam kekuatiran. Ia takut ketemu dengan kakaknya Esau. Dalam satu kesempatan, ketika Yakub memutuskan untuk pulang kerumah orangtuanya, Esau membuktikan bahwa dia tidak dendam kepada Yakub dengan menyambut adiknya itu dengan penuh kerinduan. Didalam Kejadian 33:4 disebutkan : Tetapi Esau berlari mendapatkan dia, didekapnya dia, dipeluk lehernya dan diciumnya dia, lalu bertangis-tangislah mereka.

Pada awalnya, Esau dendam kepada Yakub karena berkat yang harus diterimanya direbut adiknya dengan cara licik, tetapi ketika ia mampu mendapatkan berkat (harta benda) dengan bekerja keras, iapun melupakan dendamnya. Hal terjadi karena Esau tidak berfokus pada dendam kepada adiknya, tetapi ia focus pada kuk yang harus dilepaskannya, yaitu dengan bekerja keras.